" MENEBAR CAHAYA AL-QUR'AN DARI PESISIR KUMAI, KHATAM 7 HARI 30 JUZ ANGKATAN KE-99 JAMA'AH TERAPI QOLBU ASMANIA KALTENG KUKUHKAN GERAKAN SYIAR HINGGA PELOSOK DAERAH "
TARGET OPERASI - Kotawaringin Barat :
Semangat mencintai Al-Qur'an kembali menggema di Kabupaten Kotawaringin Barat. Jama'ah TERAPI QOLBU Media Al-Qur'an "Asmania" Kalimantan Tengah kembali menggelar Khatam Al-Qur'an 30 Juz selama tujuh hari yang diikuti Angkatan Terapi Qolbu (TQ) ke-99, pada Selasa (30/06/2026), bertempat di kediaman Bapak Anang Maspuri dan Ibu Siti Masritah, yang beralamat di Jalan Said Husin Hamzah RT. 06, Desa Teluk Bogam, Kecamatan Kumai.

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa syiar Islam melalui Al-Qur'an terus berkembang hingga pelosok daerah. Tidak hanya menjadi agenda khataman semata, kegiatan ini juga menjadi ruang pembinaan rohani, penguatan ukhuwah Islamiyah, serta sarana membangun karakter masyarakat yang semakin dekat dengan Al-Qur'an.
Acara dihadiri langsung oleh Pembina Jama'ah TERAPI QOLBU Media Al-Qur'an "Asmania" Kalimantan Tengah, Ustadz M. Abdul Qodir, bersama istri beliau, Umi Eni Suswati, serta Ketua Umum Majelis Terapi Qolbu, H. Noryono, S.I.Kom. Turut hadir pula jamaah Terapi Qolbu dari Pangkalan Bun yang datang memberikan dukungan, motivasi, serta semangat kepada peserta khataman.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pemaparan mengenai arah visi misi majelis dan perkembangan organisasi oleh Ketua Umum Majelis Terapi Qolbu H. Noryono, S.I.Kom dalam suasana hangat dan penuh keakraban dengan gaya komunikasi yang santai namun tetap tegas dan penuh makna. Sesekali diselingi canda ringan yang mengundang senyum para jama'ah yang mampu mencairkan suasana tanpa mengurangi bobot pesan yang disampaikan. Selanjutnya, Ustadz M. Abdul Qodir memberikan bimbingan mengenai hakikat Terapi Qolbu melalui media Al-Qur'an, yaitu sebuah metode pembinaan spiritual yang mengajak umat Islam menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, sumber ketenangan jiwa, sekaligus jalan memperbaiki akhlak dan keimanan.

Suasana khataman semakin terasa khusyuk ketika Umi Eni Suswati memandu jalannya khataman Al-Qur'an dengan lantunan suara yang merdu, lembut, dan penuh penghayatan. Setiap ayat suci yang dibacakan menghadirkan ketenangan bagi para jamaah, menambah kekhidmatan suasana, serta mengajak seluruh peserta semakin menghayati makna firman Allah SWT. Alunan bacaan tersebut seolah mengingatkan bahwa Al-Qur'an bukan sekadar kitab yang dibaca, melainkan petunjuk hidup, cahaya bagi hati, serta pedoman yang menuntun umat Islam menuju keselamatan dunia dan akhirat. Usai penyampaian materi, seluruh jamaah secara khusyuk melaksanakan khataman Al-Qur'an bersama sebagai puncak kegiatan. Lantunan ayat-ayat suci yang menggema memenuhi rumah penyelenggara menghadirkan suasana haru, damai, dan penuh keberkahan.
Kebersamaan kemudian dilanjutkan dengan Shalat Maghrib berjamaah serta makan malam bersama menikmati hidangan khas masyarakat pesisir yang disiapkan oleh keluarga tuan rumah. Suasana hangat penuh kekeluargaan semakin mempererat tali silaturahmi antar jama'ah yang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Sebagai penutup, seluruh jama'ah mengabadikan momen melalui foto bersama sebagai simbol persatuan, kekompakan, dan komitmen dalam melanjutkan syiar Islam melalui Al-Qur'an.
Hingga pertengahan tahun 2026, Jama'ah TERAPI QOLBU Media Al-Qur'an "Asmania" Kalimantan Tengah telah berkembang menjadi 104 Group Terapi Qolbu (TQ) dengan jumlah anggota sekitar 1.040 jama'ah, di mana setiap kelompok beranggotakan kurang lebih sepuluh orang. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin tingginya antusiasme masyarakat untuk belajar, memahami, mengamalkan, dan mendakwahkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Majelis TERAPI QOLBU Media Al-Qur'an "Asmania" Kalimantan Tengah sendiri didirikan pada 5 Oktober 2021 oleh Ustadz M. Abdul Qodir sebagai wadah syiar Islam yang menitikberatkan pada pembinaan hati (qolbu) melalui kedekatan dengan Al-Qur'an. Sejak berdiri, majelis ini terus berkembang dan menjadi salah satu gerakan dakwah yang konsisten membangun masyarakat Qur'ani di Kalimantan Tengah.
Dalam arahannya, Ustadz M. Abdul Qodir mengajak seluruh jamaah agar tidak berhenti setelah menyelesaikan khataman, melainkan menjadikannya sebagai awal perjalanan untuk semakin mencintai Al-Qur'an.
"Khatam bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk terus membersamai Al-Qur'an sepanjang kehidupan. Saya berharap seluruh jamaah senantiasa istiqamah memperdalam ilmu agama, menjaga semangat berdakwah melalui media Al-Qur'an, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Semoga ikhtiar ini menjadi wasilah lahirnya generasi-generasi Qur'ani yang berakhlak mulia, mencintai agamanya, menghormati orang tuanya, dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Kotawaringin Barat serta Kalimantan Tengah," tutur Ustadz M. Abdul Qodir.
Sementara itu, Ketua Umum Majelis Terapi Qolbu, H. Noryono, S.I.Kom., menjelaskan bahwa visi besar majelis bukan hanya menyelenggarakan khataman Al-Qur'an, tetapi juga membangun ukhuwah melalui berbagai program pembinaan keislaman.
Menurutnya, Majelis Terapi Qolbu memiliki sejumlah program unggulan, mulai dari khataman rutin, kajian keagamaan, pembinaan karakter Islami, hingga penyelenggaraan perjalanan religi ke berbagai destinasi lokal, nasional, maupun Tanah Suci melalui ibadah umrah. Program tersebut diharapkan mampu memperluas wawasan keislaman jamaah, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan kecintaan kepada syiar Islam dan sejarah peradaban umat.
"Kami ingin menghadirkan majelis yang tidak hanya menjadi tempat belajar membaca Al-Qur'an, tetapi juga menjadi rumah pembinaan umat. Melalui berbagai program yang kami jalankan, kami berharap jamaah semakin kuat iman, luas ilmu, kokoh persaudaraan, serta mampu menjadi agen dakwah yang menghadirkan manfaat di tengah masyarakat," ungkap H. Noryono.
Kegiatan khatam 30 juz selama tujuh hari ini menjadi pengingat bahwa membangun peradaban Islam tidak selalu dimulai dari langkah besar. Kebiasaan membaca, memahami, mengamalkan, dan mengajarkan Al-Qur'an secara istiqamah merupakan fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang damai, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai ilahiah.
Di tengah derasnya tantangan zaman, keberadaan Majelis TERAPI QOLBU Media Al-Qur'an "Asmania" Kalimantan Tengah menjadi inspirasi bahwa dakwah yang dilakukan dengan ketulusan, kebersamaan, serta kecintaan kepada Al-Qur'an mampu melahirkan perubahan nyata bagi kehidupan umat. Dari pesisir Teluk Bogam, cahaya Al-Qur'an terus dipancarkan, menyinari hati umat, menguatkan persaudaraan, serta mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.
( SUBAN )